Canting

: Kinanthi

1.
Malam naik pitam.
mataku tak juga memejam.
kenangan mulai bergaram.

Kecupan-kecupanku
mewiru sinom di dahimu.
Menggelung paras curiga
: hiasan selendangmu!

2.
Anak-anak rayon,
nekat menawan
getah pohon kanon.
Waktu ikut mengental
teguh, tak tersapu:
o, semadi bulir padi!

maka berjagalah,
ada yang selalu dalang
dan tekun mendulang
mas-tangis dari matamu!

3.
di muka sendang
kau nekat saja
mandi dan berendam.
meski ku larung larangan.
: sayang, angin kali ini
bertiupkan dendam!

sepisau sepi
menggurat garit
menetes segala sakit.
bijih-bijih dadaku terbiar
mekar semai kuntum sekar
tumbuh di tanah tabah:
petilasan ingatan-ingatanmu.

4.
tak soal siapa menabur siapa
kita kan menibar luka-luka.

oh, hati bercorak!
berapa lagi arak?
jangan jadi jahat lagi!

sebab aku betah tersesat
terjahit garis tangannya!

No comments:

Post a Comment