Meracik Tubuh

setelah perjumpaan petang itu, tubuhku masih tak mau mandi.
entah karena udara begitu dingin, atau memang tak yakin bisa
meramu panas suhu lagi. sesungguhnya ia menagih panas tubuhmu.

sesungguhnya sejak lama timbul pikiran nakalku, apa puisi
bisa mewangikan tubuh yang baunya kian mirip bumbu belacan?
aku ingin tahu dengan cara apa tubuh rapuhku disiasati kesepian,

selain dengan kenangan hambar,
dari sejumlah hari yang dipungut kembali.

Solo, 2014

No comments:

Post a Comment