Tato

"Hei aktivis lingkungan, kejatuhanku tak bisa dielakkan, daripada menangisi tumbang yang pasti, kenapa tak rantingku ini kau penuhi dengan puisi?" pinta sebatang pohon yang merasa akan terlihat gagah jika tubuhnya dirajah sepi, sepi yang kelak lebih rimbun dari dirinya, pohon yang akan tumbuh di kepala para penebang liar dan anak cucunya.

Semarang, 2013

No comments:

Post a Comment