Kereta Puisi

Puisi itu rangkaian pertanyaan
yang melaju kencang di malam hari.
Ia akan terus melaju sampai tubuh
ini memilih sendiri pemberhentiannya.

Barangkali kebenaran itu stasiun tua
yang terlupakan, hanya kereta barang
dan anak-anak pengejar layangan
yang tahu benar apa yang telah luput
dilihat akademisi dan pekerja kantoran.

Puisi itu rangkaian kegelisahan
yang rutin melaju di senjakala mataku.
Ia akan terus melaju sampai barah
dalam pikiran ini dibekukan waktu.

Solo, 2013

No comments:

Post a Comment