Anasir

Kita rentetan siklus dan pola
yang mencari-cari bentuk gejala.

Kita benturan-benturan budaya,
yang bergumul dalam lorong masa.

Kita transkrip-transkrip bahasa,
yang tumpang-tindih dalam pustaka.

Kita hanyalah tafsiran-tafsiran,
terjemahan-terjemahan,
yang hingga mati
terus menuntut arti.

Solo, 2013

No comments:

Post a Comment