Kitab Terbuka

Ini tentangmu kitab terbuka. Kau yang tak pernah berani menyadap hikmat di tubuhmu sendiri. Lembar-lembar kata bernafaskan angin laut. Kilau kalut di pucuk ranting-ranting cahaya.

Ini tentangmu kitab terbuka. Kau yang tak lekas menulis ulang dirimu. Yang tak juga menyunting mara. Pada kutipan-kutipan sederhana, kau menyisipkan duka kita.

Ini tentangmu kitab terbuka. Kau yang tak berani menjangkau pemahamanmu sendiri. Daun-daun kering khayali. Kau yang tampak anggun dalam ketidakterjangkauanku.

Ini tentangmu kitab terbuka. Kau yang menelanjangiku sejak paragraf pertama hidupku. Seperti sebuah kalimat sederhana yang perlu titik, aku juga perlu engkau sebagai akhir.

No comments:

Post a Comment