Kau Bisa Melihatnya Dari Kejauhan

telah kudirikan sebuah kota di setapak bukit berbatu tepat di jantungku
kugantung matahari dari pecahan senyummu, hanya agar siang tak terlalu cepat membeku
jika malam tiba, kutempatkan bintang yang berjatuhan dari air matamu
tak lupa kutiupkan mimpi sebagai apa yang menyelimuti kota-kotaku

jangan salah dulu
mereka adalah apa yang berkegiatan di kepala dan dadaku
apa yang berlalu-lalang, berbising-asing, bertubruk-tabrakan di ingatanku
rindu adalah penduduknya, dan kenangan tentangmu adalah jalan-jalannya
bisakah kau jelaskan
seberapa riuh saat semuanya menujumu bersama-sama dengan penuh keheranan?

kutempatkan pepohonan di kanan dan kiri kota
kudirikan taman-taman yang menaungi muda-mudi yang memadu cinta
agar mereka tak merasakan hal yang sama, ketika segalaku kauanggap tiada
mampukah kau tuturkan
seberapa iri aku melihat dua bibir mereka yang tajam di tepian bertikaman?

kau bisa melihatnya dari kejauhan
kau bisa melihatnya

(2011)

No comments:

Post a Comment